AEM Retreat ke-22: Indonesia Fokuskan Pada UKM dan Perdagangan Bebas

c-Bachrul Chairi

Sebanyak delapan isu prioritas diusung Laos pada masa keketuaan ASEAN tahun 2016. Dari delapan isu tersebut, Indonesia menaruh perhatian khusus terhadap insiatif pengembangan pembiayaan UKM, utilisasi Free Trade Agreement (FTA), percepatan proses pendaftaran usaha (ease of doing business), pengembangan strategi ecotourism, serta peningkatan kolaborasi dan sharing best practices dalam pengembangan Special Economic Zone (Kawasan Ekonomi Khusus).

Hal ini diungkapkan Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Bachrul Chairi selaku Ketua Pertemuan Senior Economic Official (SEOM) Indonesia usai pertemuan Preparatory SEOM (Prep-SEOM) hari ini, Rabu (2/3/2016) di Chiang Mai, Thailand.

Prep-SEOM ini merupakan pertemuan persiapan konsolidasi posisi ASEAN pada Pertemuan Retreat Para Menteri Ekonomi ASEAN (AEM Retreat) ke-22, yang akan berlangsung besok Rabu (3/3). Pertemuan para Menteri ini diawali oleh working dinner (2/3/2016).

“Indonesia menaruh perhatian khusus terhadap insiatif pengembangan UKM, khususnya akses ke pembiayaan, proses registrasi, dan utilisasi FTA melalui pengembangan pathfinder website serta peningkatan kolaborasi dan sharing best practices dalam pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus,” jelas Bachrul.

Ke-8 isu prioritas ASEAN di bawah keketuaan Laos di tahun 2016, yaitu ASEAN Trade Facilitation Framework (ATFF), ASEAN Food Safety Regulatory Framework, Institutional Framework on Access to Finance for MSME (Business Registration Process and Tariff Pathfinder for SME), Enabling Environmet for SME Establishment and Development (Business registration Process, Tariff Finder), Viantine Declaration on Ecotourism, ASEAN Sustainable Tourism Award, Framework for Special Economic Zone (SEZ) Development and Collaboration, serta Masterplan for CLMV (Cambodia, Laos PDR, Myanmar and Vietnam) Development.

Isu-isu penting lainnya turut dibahas pada pertemuan Prep-SEOM hari ini, antara lain perkembangan tingkat implementasi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), operasionalisasi Cetak Biru MEA 2025, perkembangan perundingan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), serta persiapan pertemuan konsultasi antara Menteri Ekonomi ASEAN dan EU Trade Commissioner, yang akan berlangsung besok, Kamis (3/3/2016).

“Satu lagi yang menjadi perhatian Indonesia adalah terkait dengan kerja sama Kawasan Ekonomi Khusus yang membuka kesempatan untuk meningkatkan perdagangan dan investasi di kawasan,” imbuh Staf Khusus Menteri Perdagangan Bidang Dukungan Kebijakan Prioritas Perdagangan Global, Iman Pambagyo yang turut hadir dalam pertemuan Prep-SEOM tersebut.

Sumber: http://www.smartbisnis.co.id/content/read/berita-bisnis/umum/aem-retreat-ke-22-indonesia-fokuskan-pada-ukm-dan-perdagangan-bebas-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s