Sinergi dengan Kementerian LHK, Kemenkop Kolaborasi Bank Sampah & Kampung UKM Digital

berita-bisnis-sinergi-dengan-kementerian-lhk-kemenkop-kolaborasi-bank-sampah-kampung-ukm-digital.jpg

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) bersinergi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) untuk menggabungkan bank sampah dengan kampung UKM digital lingkungan hidup.

Menteri Koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga mengatakan, kerja sama dengan Kementerian LHK sangat penting agar perkembangan bank sampah berjalan lebih optimal dan bisa menaikan sektor ekonomi masyarakat.

“Dengan kerja sama ini, bank sampah kita angkat jadi UKM sehingga bisa terus berkembang. Ini bentuk sinergi kita dengan kementerian lainnya sehingga semua program bisa berjalan,” kata Puspayoga usai peringatan Hari Peduli Sampah Nasional bertajuk “Revolusi Mental Menuju Indonesia Bersih Sampah 2020” di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu, (5/3/2016).

Puspayoga menjelaskan, Kemenkop&UKM akan memfasilitasi kebutuhan UKM bank sampah dan Kampung UKM Digital mulai dari pelatihan lembaga, administrasi dan manajemen serta permodalan sehingga bank sampah bisa produktif dan terus berkembang di seluruh daerah.

“Kita bantu manajemen bank sampah dan akses pembiayaan dari KUR (kredit usaha rakyat) maupun pembiayaan dari LPDB (Lembaga Pembiayaan Dana Bergulir),” ujar Puspayoga.

Dalam acara tersebut Menkop dan UKM Puspayoga bersama Menteri LHK Siti Nurbaya dan Direktur Utama BRI Asmawi Syam menyerahkan izin usaha mikro dan kecil (IUMK) dan KUR kepada 8 unit bank sampah dan disaksikan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Puspayoga menambahkan, program social technopreneur sangat penting untuk direalisasikan yang bertujuan untuk menyelesaikan masalah sosial dengan cara pengembangan usaha berbasis teknologi.

Contohnya,  Kemenkop&UKM mendorong pengelolaan bank sampah hingga menghasilkan produk daur ulang yang memiliki nilai ekonomis.

“Kita sudah lihat hasilnya (produk daur ulang) bagus-bagus. Ini harus terus didorong agar semua daerah bisa menghasilkan hasil daur ulang sampah semacam ini,” kata Puspayoga.

Dengan demikian, dia berharap pelaku usaha tidak hanya mengutamakan keuntungan semata, namun juga didorong bisa menyelesaikan masalah sosial dan lingkungan hidup seperti pengelolaan sampah.

Di masa mendatang, Puspayoga mengatakan, pengembangan usaha berbasis teknologi harus diperkuat sehingga proses kerja dari hulu ke hilir bisa berjalan dengan lancar.

Social technopreneur harus bisa mengarah ke industrialisasi. Nanti perlunya kerja sama dengan kementerian perindustrian dan pertanian untuk produk pangan dan hortikultura seperti cabai atau tomat dan lainnya,” katanya.

Sedangkan menurut LHK Siti Nurbaya, pengelolaan sampah menjadi solusi yang tepat untuk kondisi meningkatnya sampah hingga mencapai 64 juta ton di 2015. Sebanyak 11 persen dari total sampah tersebut disumbang oleh penggunaan plastik. “Jika sampah tidak dikelola dengan baik dan benar, bukan manfaat yang kita dapat, melainkan bencana,” katanya.

Menurut dokumentasi, ada 205 bank sampah yang telah mengantongi IUMK dari camat, yang memungkinkan pemiliknya untuk melakukan usaha jual beli sampah, dan mendapatkan fasilitas KUR dari bank berpelat merah dengan nominal terendah Rp5 juta dan maksimal Rp25 juta.

Dengan adanya IUMK ini, individu/perorangan yang memiliki bank sampah bisa mengajukan permohonan untuk menikmati dana KUR tanpa agunan. Tahun 2016 ini, Pemerintah kota (Pemkot) Makassar menargetkan 330 bank sampah, dari 250 jumlah bank sampah yang tersedia.

Makassar bisa menjadi role model dalam manajemen sampah, karena Makassar menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang memiliki regulasi yang mengatur harga sampah dengan pemisahan empat jenis sampah yakni sampah plastik, kertas, logam, dan botol (kaca).

Manfaat bank sampah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dengan berbagai program yang menyertainya seperti sampah tukar beras, sampah tukar voucher listrik, sampah tukar air galon di kepulauan, dan sampah tukar gas 3 kilogram (kg). (nas)

Sumber: http://www.smartbisnis.co.id/content/read/berita-bisnis/umum/sinergi-dengan-kementerian-lhk-kemenkop-kolaborasi-bank-sampah-kampung-ukm-digital

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s