Brand Kamu Menyasar Pasar Generasi Z? Ketahui Dulu Rahasia Ini

belajar-bisnis-brand-kamu-menyasar-pasar-generasi-z-ketahui-dulu-rahasia-ini

Generasi Z adalah generasi yang lahir pada akhir ’90-an hingga 2000-an. Menurut pakar informasi teknologi (IT), Nukman Luthfie, generasi millennial ini lahir ketika internet sudah mulai mewabah. Hal ini membuat generasi Z disebut-sebut sebagai generasi digital.

Jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya, yaitu generasi X dan generasi Y, generasi Z ini memiliki hidup yang ‘sangat digital.’ 

Menurut sebuah penelitian terbaru yang dilakukan ad agency Barkley and FutureCast, generasi Z tidak jauh beda dari generasi millennial. Masalahnya, saat ini para pelaku bisnis sudah terlebih dahulu salah melakukan pendekatan ketika mendekati dan melakukan koneksi dengan generasi yang akan menjadi calon konsumen mereka ke depannya.

Dalam penelitian “Getting to Know Gen Z: How the Pivotal Generation is Different From Millennials”, Barkley mengumpulkan 2.000 partisipan untuk membandingkan data penelitian sebelumnya mengenai generasi millenial. Penelitian ini tidak hanya dimaksudkan untuk membantu para pelaku usaha (brand) untuk terkoneksi dengan baik dengan para generasi Z, tapi juga berfungsi sebagai roadmap untuk memahami cara berpikir anak muda jaman sekarang di dunia digital ini.

Kunci untuk memahami para generasi Z adalah mereka bekerja untuk kesuksesan, mereka berpikir bahwa tolak ukur kesuksesan itu tidak dapat dinegosiasi lagi. Para generasi Z percaya bahwa sebuah brand itu harus sesuai dengan realita. Untuk media sosial, mereka memiliki “system of rule and etiquette” tersendiri.

Ketika membicarakan kesuksesan, sekitar 69 persen generasi Z berpendapat bahwa, kerja keraslah yang mendatangkan kesuksesan, bukan keuntungan. 53 persen Gen Z merasa, meraih kesuksesan adalah hal yang paling penting.

Menurut Presiden FutureCast Jeff Fromm, persamaan generasi Z dengan generasi millennial adalah generasi Z juga menganut “all digital all the time and all social all the time”. Perbedaannya, generasi Z mau bekerja keras untuk mencapai kesuksesan. Dan generasi Z tidak menghitung jumlah penghargaan yang mereka dapat untuk mendapatkan hal tersebut.

Brand juga harus waspada dengan “Pivotals”, menurut laporan yang mengacu pada generasi Z, mereka sangat peduli dengan Hak Asasi Manusia dan merasa bahwa setiap brand yang berinteraksi dengan mereka harus membuat sebuah prioritas.

Berdasarkan dari penelitian tersebut, para anak muda mulai terlibat di aktivitas sosial di umur yang masih sangat muda, dan karena itulah, generasi Z ingin melihat lebih banyak keanekaragaman dan “the real people” yang ada di iklan, dibanding dengan generasi lainnya. 

Akhirnya, ketika itu berhubungan sosial media, kaum “Pivotals” ini banyak menghabiskan waktu menggunakan Youtube, Instagram, Twitter, Snapchat, Tumblr, dan Tinder. Generasi sering mengecek akun sosial media miliknya, bahkan beberapa dari mereka mengeceknya hingga 100x per hari.

Untuk penggunaan jejaring sosial Facebook dalam kehidupan sehari-hari, generasi millennial terlihat lebih dominan dengan 87 persen, dan generasi Z hanya 77 persen.

“Para Gen Z tidak akan menghabiskan banyak waktu mereka dan tenaga hanya di Facebook saja seperti yang dilakukan para millennials,” jelas Fromm.

Jadi, apa yang seharusnya dilakukan oleh pelaku bisnis atau brand untuk mendapatkan perhatian dari generasi Z?

Menurut Barkley dan FutureCast, ada 4 poin yang dapat dilakukan brand, untuk menari perhatian generasi Z tanpa melupakan generasi lainnya : 

  • Tukar peran brand dari yang tadinya menjadi tokoh utama berubah menjadi brand yang bisa mendukung kegiatan mereka.
  • Dukung isu yang paling penting yang sangat penting untuk anak muda jaman sekarang.
  • Brand harus menunjukkan kehadirannya yang paling nyata dimana mereka juga harus tetap memberikan peluang kepada kaum Pivotals untuk menciptakan identitas yang unik.
  • Memanfaatkan berbagai macam platform media sosial untuk memainkan peran yang sesuai dengan pilihan kaum Pivotals itu sendiri.

Sumber: http://www.smartbisnis.co.id/content/read/belajar-bisnis/inspirasi-bisnis/brand-kamu-menyasar-pasar-generasi-z-ketahui-dulu-rahasia-ini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s