Bisnis Sampingan untuk Mahasiswa yang Butuh Tambahan

belajar-bisnis-bisnis-sampingan-untuk-mahasiswa-yang-butuh-tambahan.png

Sementara mereka yang masuk ke dalam Generasi X kesulitan untuk mendapatkan kenaikan jabatan karena para Baby Boomers yang belum juga pensiun, anak-anak muda yang terlahir ke dalam Generasi Y sudah membuat jalannya sendiri. Berbagai bisnis sampingan kreatif diciptakan untuk menambah pundi-pundi penghasilan mereka.

Diawali dengan kisah sukses Facebook yang didirikan oleh Mark Zuckerberg ketika masih duduk di bangku kuliah, saat ini Generasi Y berlomba-lomba untuk membuka bisnis sedini mungkin.

Berawal dengan tujuan untuk melayani konsumennya yang saat itu masih sebatas mahasiswa Harvard, Zuckerberg berhasil mengembangkan bisnisnya hingga menjadi Facebook seperti yang kita kenal pada saat ini. Sebelumnya, ada pula mahasiswa Harvard lain yang juga salah satu pendiri Microsoft, Bill Gates, yang memulai bisnisnya sejak masih kuliah.

Itulah bukti jika status mahasiswa tidak menjadi hambatan bagi seseorang untuk mengembangkan kemampuan kewirausahaan guna mendapatkan penghasilan tambahan dari bisnis tersebut. Bahkan, hingga bisnis itu akhirnya berhasil dan menjadi besar. Bagi kamu yang masih bingung untuk memulai, berikut kami berikan beberapa ide bisnis yang kiranya bisa dikembangkan.

Online shop

Saat ini sudah terdapat banyak sekali situs-situs yang dapat digunakan sebagai media untuk kegiatan jual beli, seperti Kaskus, Lazada dan OLX. Mungkin sebagian dari kamu juga sudah terbiasa menggunakannya. Namun bagi yang ingin menjadi seorang entrepreneur, kamu bisa mencoba membuat situs jual beli sendiri yang sesuai dengan bidang yang kamu kuasai.

Misalnya, kamu seorang penggemar sneaker, kamu bisa membuat sebuah situs yang mempertemukan para kolektor sneaker, sekaligus menjadi perantara untuk kegiatan jual beli tersebut. Pertama kamu mungkin akan memulai dengan satu dua pesanan saja. Setelah dikenal, maka ribuan pesanan pun bisa saja kamu dapatkan. Uang pun akan mengalir. Pemasukan bisa didapat dari berbagai cara, mulai dari penjualan sendiri, hingga biaya pemasangan iklan.

Bimbingan belajar

Sebagai seorang mahasiswa, tentu kamu sudah terbiasa untuk mengerjakan soal-soal ujian yang dilalui semasa duduk di bangku sekolah dulu. Untuk itu, kamu bersama dengan teman-teman sebenarnya mempunyai peluang untuk membuka sebuah bisnis bimbingan belajar milik kamu sendiri. Kesuksesan kamu masuk ke jurusan dan perguruan tinggi pilihan akan menjadi daya tarik tersendiri bagi adik-adik kelas yang berpotensi untuk menjadi klien.

Jika tidak memiliki waktu untuk memulai usaha ini dari nol, kamu dapat melakukan kemitraan dengan lembaga yang sudah ada. Dengan begitu, kamu juga dapat lebih meyakinkan calon klien karena adanya nama lembaga bimbingan belajar yang sudah dikenal. Beberapa lembaga bimbingan belajar bahkan menawarkan sejenis bisnis kemitraan, seperti Aqila Course, Solusi Mandiri, Ranking dan Sinau.

Pembuktian tentang berhasilnya bisnis bimbingan belajar ini sudah banyak bisa kita pelajari. Misalnya saja Sony Sugema dengan Sony Sugema College (SSC) di Bandung, Siswadi dengan Bimbel Solusi di Jakarta, dan lainnya. Beberapa nama yang disebut bahkan mengakui omzet bisnisnya hingga ratusan juta per bulan.

Event organizer

Untuk usaha yang satu ini, tidak membutuhkan modal besar. Namun, memang membutuhkan kesungguhan untuk merancang dan membuat konsep acara yang menarik bagi konsumen. Selain itu, biasanya juga membutuhkan modal pertemanan yang baik untuk memasarkan acara yang dibuat. Sedangkan untuk masalah anggaran, biasanya dananya nanti akan berasal dari pihak penyelenggara.

Dikutip dari artikel “Berawal dari hobi, Winny buat EO hingga kini punya sekolah model” yang dipublikasikan secara online oleh Merdeka, mahasiswa lulusan pendidikan Biologi ini bercerita, awalnya dia tertarik untuk membuat EO karena hobinya bersama teman-teman menghadiri acara-acara musik di Bandung.

“Pertamanya, aku ngobrol sama tiga temen aku, Bunny, Susi, dan Dini, sampai akhirnya sepakat buat mendirikan EO,” kata Winny dikutip dari artikel tersebut. Sedangkan untuk masalah modal, “Itu mah modal kadaek (kemauan) aja,” tambahnya.

Jasa katering

Bagi kamu yang tinggal di Makassar, mungkin jasa katering bernama “Dined!” sudah tidak asing lagi di telinga kamu. Jasa katering ini didirikan oleh mahasiswa dua mahasiswa Akademi Pariwisata (Akpar) Makassar, Edwin Wirando dan Hardini Mukti WR. Bisnis duo mahasiswa program studi Manajemen Tata Boga Angkatan 2012 ini kini telah berjalan sekitar tujuh bulan dengan omset setiap bulannya sekitar Rp7-8 juta.

Dikutip dari artikel “Dua Mahasiswa Akpar Makassar Rintis Usaha Bersama” yang diterbitkan secara online oleh Tribun, Edwin mengatakan ide untuk membuka bisnis kuliner bersama dengan Dini, muncul setelah mereka menyelesaikan Praktik Kerja Lapang (PKL) pada tahun 2014, meskipun dia mengikuti PKL di Jakarta dan Dini di Yogyakarta. “Dalam menjalankan usaha ini, saya lebih banyak mengerjakan makanan besarnya dan dini lebih fokus ke pastry. Selain itu, Dini juga bertanggung jawab terkait urusan keuangan,” kata Edwin. Selain menawarkan jasa katering, Dined! juga menawarkan makanan kecil seperti Dim Sum. Dimana, pesanan pelanggan dapat langsung diantarkan ke rumah mereka masing-masing.

Jasa bersih-bersih kamar kos

Kegiatan bersih-bersih kamar memang terlihat seperti hal yang sepele. Namun, ternyata hal ini merupakan salah satu peluang bisnis yang patut untuk dijajaki. Karena, ternyata tidak semua orang suka untuk membersihkan ruangan kamarnya sendiri.

Dikutip dari artikel “David Adi Surya, Mantan Pejabat Kampus yang Jadi ‘Tukang Bersih-Bersih Kamar’” yang dipublikasikan secara online oleh Suara Merdeka, David mendirikan bisnis ini sejak September 2013. Dengan beranggotakan adik dan teman-temannya, usaha yang diberi nama More Cling ini berhasil membawanya menjadi Juara II di Kompetisi Diponegoro Entrepreneur Challenge yang diselenggarakan oleh kampusnya, Universitas Diponegoro. Dari usaha ini, keuntungan kotor David dan tim per bulannya mencapai Rp18 juta.

Masih banyak ide bisnis lain yang sebenarnya cukup menggiurkan bagi mahasiswa untuk dijalankan sebagai usaha sampingan. Namun, hal terpenting yang perlu kamu ingat adalah menjalankan bisnis tersebut sesuai dengan minat dan kemampuan kamu. Karena nantinya, bisnis tersebut juga akan menuntut balik kesungguhan kamu di dalam menjalankannya. 

Sumber: http://www.smartbisnis.co.id/content/read/belajar-bisnis/bisnis-sampingan-untuk-mahasiswa-yang-butuh-tambahan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s